Media Pembelajaran benda asli

Pembelajaran dengan media benda asli.

Pentingnya Perangkat pembelajaran

pentingnya perangkat pembelajaran.

Awas!sesi belajar ini membuat 90% siswa bernafsu

awas!! sesi belajar ini membuat siswa semakin bernafsu.

Mengatasi tekanan sebaya (peer presure)

cara mengatasi tekanan sebaya (peer presure) sebagai sebuah langkah penunjang proses belajar.

Penggunaan public speaking dalam pembelajaran

walaupun tidak seluruh guru melupakan public speaking tetapi mayoritas guru tidak mengindahkannya.

Wednesday, August 14, 2013

Cara top up mythic saga dengan voucer unipin

Bagi para gamers semakin hebat hero yang dimainkan maka permainan akan semakin terasa menantang. terlebih jika char hero nya sudah dewa. wah jadi semakin asyik tuch......
ada banyak cara untuk meningkatkan kemampuan gear hero pada game mythic saga. salah satunya adalah dengan  melakukan top up untuk mendapatkan gold. untuk melakukan top up game mythic saga dengan voucer unipin ada 3 langkah yang harus dilakukan. yaitu
1. melakukan registrasi akun unipin untuk mengisi defosit
2. melakukan registrasi dan mengisi kode pembelian pada voomga
3. melakukan pengambilan gold pada games

berikut ini adalah cara detail top up mythic saga.

   - beli voucer unipin di indomaret. pada struk terdapat 2 kode yang nantinya akan digunakan untuk defosit.
   - registrasi terlebih dahulu untuk mendapatkan akun unipin.

  
- setelah registrasi. login akun unipin, kemudian masukan 2 kode pada struk voucer dari indomaret. setelah itu lakukan pembelian gold mythic saga. saat melakukan pembelian anda akan diminta security key. security key ini didapat saat anda melakukan proses registrasi pada voomga. (jangan lupa registrasi ya di voomga)


- setelah itu anda akan mendapat 2 kode.
- masuklah ke game mythic saga kemudian lakukan top up. masukan 2 kode tersebut.
- setelah berhasil. buka shop (ctrl+g) kemudian klik withdraw.
- selesai. dan gold pasti sudah masuk di bag anda.

Wednesday, July 31, 2013

Terumbu Karang Indonesia


saat kebetulan nonton national geographic chanel, nama indonesia kembali mencuat.  kali tentang terumbu karang indonesia yang rusak parah. prihatin rasanya, chanel TV indonesia lebih banyak menyuguhkan tontonan sinetron yang gak jelas, berita pun cuma seputar perceraian selebriti. 

seorang reporter national geographic menyatakan bahwa 15% terumbu karang yang ada di dunia terletak di indonesia. indonesia juga merupakan eksportir ilegal ikan hias. indonesia dinyatakan memasuki ambang over exploitasi. hasil tangkapan ikan pun jauh menurun. setidaknya terjadi penurunan 20% pasokan ikan yang ditangkap. disisi yang lain ternyata para nelayan melakukan penangkapan ikan dengan cara yang destruktif. kasus paling terbanyak adalah dengan pengeboman. 
terumbu karang indonesia

sebenarnya berita tentang nelayan indonesia yang menggunakan bom sudah lama saya ketahui. saya merasa itu adalah hal yang biasa. tapi setelah saya menyaksikan sendiri proses pengeboman ikan yang ditayangkan di national geographic chanel. saya benar-benar terkejut. ternyata hal itu begitu mengerikan. bom dilempar ke tengah laut. kemudian meledak dan mematikan ikan-ikan. 

yang lebih menakutkan adalah efek dari ledakan tersebut ternyata menghancurkan terumbu karang. terumbu karang kemudian berubah menjadi puing-puing kecil. ratusan bahkan ribuan kilometer terumbu karang kemudian terlihat seperti kuburan. tak ada warna-warni, tak ada ikan-ikan. dari tayangan tersebut ternyata para polisi air indonesia setiap hari juga berperang dengan para nelayan ilegal dari negara asing. seperti thailand dan philipina yang menjarah ikan-ikan indonesia. 


Monday, July 8, 2013

Kode etik profesi guru


Pengertian kode etik dan profesi guru
kode etik profesi adalah suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.

Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.

Menurut Kartadinata profesi guru adalah orang yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu, dan kemampuan tersebut tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan..

Makagiansar, M. 1996
profesi guru adalah orang yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan yang memadai, keahlian guru dalam melaksanakan tugas-tugas kependidikan diperoleh setelah menempuh pendidikan keguruan tertentu

Nasanius, Y. 1998 mengatakan profesi guru yaitu kemampuan yang tidak dimiliki oleh warga masyarakat pada umumnya yang tidak pernah mengikuti pendidikan keguruan. Ada beberapa peran yang dapat dilakukan guru sebagai tenaga pendidik, antara lain: (a) sebagai pekerja profesional dengan fungsi mengajar, membimbing dan melatih (b) pekerja kemanusiaan dengan fungsi dapat merealisasikan seluruh kemampuan kemanusiaan yang dimiliki, (c) sebagai petugas kemashalakatkatan dengan fungsi mengajar dan mendidik masyarakat untuk menjadi warga negara yang baik.

Galbreath, J. 1999 profesi guru adalah orang yang bekerja atas panggilan hati nurani. Dalam melaksanakan tugas pengabdian pada masyarakat hendaknya didasari atas dorongan atau panggilan hati nurani. Sehingga guru akan merasa senang dalam melaksanakan tugas berat mencerdakan anak didik.

Gagasan pendidikan profesi guru semula dimaksudkan sebagai langkah strategis untuk mengatasi problem mutu keguruan kita karena perbaikan itu tidak akan terjadi dengan menaikkan remunerasi saja. Oleh sebab itu, pendidikan profesi diperlukan sebagai upaya mengubah motivasi dan kinerja guru secara terencana, terarah, dan berkesinambungan.

Sebagai kalangan profesional, sudah waktunya guru Indonesia memiliki kode etik dan sumpah profesi. Guru juga harus memiliki kemampuan sesuai dengan standar minimal sehingga nantinya “tidak malpraktik” ketika mengajar.

Direktur Program Pascasarjana Uninus, Prof. Dr. H. Achmad Sanusi, M.P.A., menyatakan hal tersebut. “Dibandingkan dengan profesi lain seperti dokter, guru masih tertinggal karena belum memiliki sumpah dan kode etik guru,” katanya.

Adanya sumpah profesi dan kode etik guru, menurut Achmad Sanusi, sebagai rambu-rambu, rem, dan pedoman dalam tindakan guru khususnya saat kegiatan mengajar. Alasannya, guru harus bertanggung jawab dengan profesi maupun hasil dari pengajaran yang ia berikan kepada siswa. Jangan sampai terjadi malapraktik pendidikan.

KODE ETIK GURU INDONESIA
1.    Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia indonesia seutuhnya berjiwa Pancasila.
2.    Guru memiliki dan melaksanakan kewjujuran professional.
3.    Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan
4.    Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar
5.    Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan tanggung jawab bersama terhadap pendidikan
6.    Guru secara pribadi dan secara bersama-sama mengembangkandan meningkatkan mutu dan martabat profesinya
7.    Guru memelihara hubungan profesi semangat kekeluargaan dan kesetiakawanan nasional
8.    Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organiosasi PGRI sebagai sarana perjuangan dan pengabdian
9.    Guru melaksanakan segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan

IV. DAFTAR PUSTAKA
http://www.sarjanaku.com/2011/01/makalah-profesi-guru.html

-----------, 2006. Undang Undang No.14 tahun 2005 pendidikan nasional Indonesia , Jakarta: Depdiknas RI
-----------, 2003. Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 manajemen pendidikan , Jakarta: Depdiknas RI
http://makalahfrofesikependidikan.blogspot.com/2010/07/makalah-profesi-guru.html
-----------,2002. Masalah manajemen pendidikan di Indonesia, Jakarta: Departemen Pendidikan dan kebudayaan Ditjen Dikdasmen - Dik menum.
Wanto, 2005. manajemen dan pendidikan, Surabaya; Tabloid Nyata IV Desember



Sunday, June 30, 2013

Belajar bahasa inggris on line dengan cepat

Belajar bahasa inggris secara on line memang dapat dengan cepat membantu seseorang dalam mempelajari bahasa inggris. terutama bagi para pembelajar yang sudah cukup dewasa. para pembelajaran on line dapat memiliki banyak referensi dan masuk ke dalam forum-forum berbahasa inggris dengan tingkat kemampuan yang dapat dipilih sesuai dengan keinginan. belajar bahasa inggris secara on line juga memungkinkan pelajar untuk mendapat skill dan knowledge yang lebih luas ketimbang belajar di dalam kelas. para pelajar juga dapat melatih berbagai skill bahasa inggris seperti reading, listening, speaking dan writting dengan native speaker secara langsung melalui video chat.

sayangnya saat kita masuk ke dalam dunia maya dan berusaha menggali ilmu secara on line, tidak serta semua itu dapat terwujud dengan mudah. terutama bagi pelajar yang cukup awam terhadap bahasa inggris. hal ini dikarenakan oleh terlalu banyaknya website atau blog, sehingga terkadang membuat pelajar bingung harus memulai dari mana. 

banyaknya argument dan tips-tips yang ada di internet juga begitu beragam dan bervariasi. bahkan tidak jarang saling bertentangan. hal ini membuat pelajar bingung dalam mempelajari bahasa inggris. 
selain hal diatas, kendala lainnya adalah tidak sedikit website atau blog yang dengan sengaja menipu pelajar. alih-alih menawarkan jasa belajar on line, ternyata ingin menipu para pelajar. 

yang jelas belajar bahasa inggris itu tidak mudah, bahasa inggris juga skill bukan pengetahuan, sehingga dibutuhkan latihan dan praktek yang kontinyu untuk menguasainya.  dari ke empat skill yaitu reading, listening, speaking dan writting para pelajar terkadang hanya fokus pada satu skill. padahal untuk menguasai bahasa inggris ke empat-empatnya harus lah diasah dan di latih. bahkan sebisa mungkin untuk menguasainya. hal ini dikarenakan keempat skill tersebut sangat terkait dan saling tergantung. dalam artian seseorang yang mencicipi belajar ke empat skill tersebut akan lebih cepat menguasai bahasa inggris daripada pelajar yang hanya belajar satu skill. 

 

 

Wednesday, June 26, 2013

Bingung?????

Beberapa menit membaca sebuah artikel tentang pendidikan berbasis karakter ternyata membuat saya semakin bingung tentang konsep utama pendidikan karakter di negeri ini. jika sebelumnya saya sedikit protes tentang pendidikan karakter, setelah membaca artikel yang cukup lengkap tersebut saya semakin ingin mengajukan banyak ketidaksetujuan. 

1. dalam RPP dijabarkan segala hal terkait proses pembelajaran yang dilakukan didalam kelas. termasuk sistem penilaian hasil belajar siswa. lantas bagaimana dengan sistem penilaian karakter atau paling tidak cara mengukur keberhasilan seorang guru dalam membina karakter siswa? karena dari berbagai format dan contoh yang saya temukan, ternyata tak ada satu pun format yang memberikan keterangan tentang cara-cara untuk mengukur keberhasilan seorang guru dalam pembinaan karakter siswa.

2. secara sederhana, banyak artikel menyatakan bahwa pendidikan karakter merupakan upaya preventif dalam mengatasi degradasi moral yang terjadi di negeri ini. seperti sex bebas, budaya sopan santun yang mulai luntur, kejujuran yang mulai punah hingga dikait-kaitkan dengan kasus korupsi.
jika demikian berarti ruang lingkup perbaikan yang dilakukan harus terkait dengan banyak bidang. tapi kenapa seolah tanggung jawab tersebut hanya di emban oleh sektor pendidikan saja. 

3. pendidikan karakter juga diklaim sebagai upaya dalam menumbuhkan karakter positif dalam tubuh generasi penerus bangsa yang seolah-olah merupakan penemuan baru dalam dunia pendidikan. bukankah sejatinya seorang guru adalah pendidik. toh tanpa kurikulum berkarakter, seorang guru akan tetap membina dan mengembangkan karakter siswa. tanpa di komando saya rasa setiap guru akan senantiasa berusaha menanamkan karakter baik bagi siswa nya. 

4. kita semua tahu bahwa jam siswa di luar sekolah lebih banyak. artinya jelas bahwa interaksi sosial dan pendidikan yang sesungguhnya, justru terjadi di luar jam sekolah. para siswa lebih dipengaruhi oleh lingkungan dan kondisi dalam keluarganya ketimbang oleh keadaan sekolah. dan jelas bahwa sebanyak dan sepaham apapun seorang siswa di sekolah tentang karakter. tetapi saat di luar sekolah, semua itu harus di buang jauh-jauh karena kondisi yang ada di luar sekolah ternyata begitu berbeda dengan yang ada di sekolah. mengapa kebijakan perubahan kurikulum tidak di imbangi oleh kebijakan sosial masyarakat. dan tak pernah ada program pendidikan karakter dalam keluarga. 

5. argument para pembuat kebijakan begitu jelas menyatakan bahwa perubahan kurikulum itu harus dilakukan karena ilmu pengetahuan terus berkembang dan zaman terus saja maju serta masalah-masalah pendidikan yang semakin rumit. tetapi anehnya di negeri ini justru perubahan itulah penyebab utama timbulnya masalah-masalah tersebut. di negara-negara tetangga perubahan kurikulum atau sistem pendidikan dilakukan untuk mengatasi permasalahan. tetapi di negeri ini justru terbalik. perubahan kebijakan itulah yang justru pada akhirnya melahirkan masalah-masalah baru.

bukankah sebaiknya kita fokus pada satu kurikulum dan melakukan perbaikan secara terus menerus untuk satu kurikulum tersebut. alasan peningkatan dan perbaikan bukan berarti harus ganti kurikulum kan!!!!

bisa kita bayangkan jika UUD 45 terjadi seperti kurikulum pendidikan. setiap lima tahun sekali UUD kita akan berubah konsep. para penegak hukum tentu akan kelimpungan dan kebijakan pun akan tumpang tindih acak-acakan tak menentu.  

itulah yang terjadi dengan kurikulum di negeri ini.



Data nilai siswa