Media Pembelajaran benda asli

Pembelajaran dengan media benda asli.

Pentingnya Perangkat pembelajaran

pentingnya perangkat pembelajaran.

Awas!sesi belajar ini membuat 90% siswa bernafsu

awas!! sesi belajar ini membuat siswa semakin bernafsu.

Mengatasi tekanan sebaya (peer presure)

cara mengatasi tekanan sebaya (peer presure) sebagai sebuah langkah penunjang proses belajar.

Penggunaan public speaking dalam pembelajaran

walaupun tidak seluruh guru melupakan public speaking tetapi mayoritas guru tidak mengindahkannya.

Tuesday, August 26, 2014

Beragam variasi latar belakang pada skripsi

Latar belakang masalah merupakan cikal bakal terjadi nya sebuah penelitian. Dari sini lah penelitian kemudian dikembangkan dan di laksanakan.

Pada prosesnya. Pembuatan latar belakang masalah ternyata juga membutuhkan kemampuan menulis dan seni merangkai kata. Nah kemampuan menulis dan merangkai kata inilah yang terkadang menjadi sandungan para peneliti.

"Sebenarnya sih sudah di ujung lidah. Tapi bingung apa yang hendak di tulis. " begitu kata rekan-rekan.

Bahkan disaat brainstorming (banyak nya ide yang muncul)  terjadi. Justru akan terasa semakin sulit.

Nah. kali ini penulis akan share. Beragam kerangka latar belakang yang lazim dipakai dalam penulisan skripsi.

 

1. Variasi 1

latar belakang masalah langsung to the poin. artinya, ya gak perlu basa basi dan langsung pada masalah penelitian. 

 

2. Variasi 2

Pola penulisan dari umum ke khusus. dari general ke arah yang lebih spesifik.

contoh kerangka :

              2 paragraf  : membahas regulasi atau dasar yuridis bidang yang sedang di tekuni

              2 paragraf  : membahas dasar teoritis bidang yang akan diteliti

              2 paragraf  : membahas  masalah penelitian

              3 paragraf  : penyebab masalah penelitian

              2 paragraf  : solusi yang ditawarkan


 
variasi latar belakang masalah
3. Variasi 3

    Pola penulisan dari umum ke khusus. dari general ke arah yang lebih spesifik. sama seperti pada variasi ke 2 hanya berbeda posisi regulasi ter letak dibawah sebagai teori pendukung.

 

              2 paragraf  : membahas dasar teoritis bidang yang akan diteliti

              2 paragraf  : membahas regulasi atau dasar yuridis bidang yang sedang di tekuni

              2 paragraf  : membahas  masalah penelitian

              3 paragraf  : penyebab masalah penelitian

              2 paragraf  : solusi yang ditawarkan

 
variasi latar belakang masalah 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


     

Saturday, August 23, 2014

Pendaftaran CPNS 2014 di mulai hari ini


Pendaftaran CPNS telah dibuka. di mulai dari tanggal 24 Agustus - 9 September
Formasi daerah terdiri atas 439 (empat ratus tiga puluh sembilan) instansi, yaitu 28 (dua puluh delapan) Pemerintah Provinsi dan 411 (empat ratus sebelas) Pemerintah Kabupaten/Kota.

Formasi Nasional 2014 terdiri atas 71 (tujuh puluh satu) Kementerian/Lembaga.
Dari seluruh lembaga yang membuka pendaftaran CPNS hanya 25 lembaga negara yang siap di akses untuk pendaftaran CPNS. 
 
sedangkan untuk formasi tingkat Provinsi dan Kabuten sama sekali belum dimulai.
 



pendaftaran cpns

Untuk melakukan Pendaftaran CPNS dapat di akses ke portal instasi dibawah ini.
1. kementrian Perdagangan 
2. badan Pemeriksa Keuangan RI
3. Lembaga Pengetahuan indonesia
4. Lembaga kebijakan Pengadaan barang
5. Badan informasi geospasial
6. Badan koordinasi keamanan laut
7. Kementerian keuangan
8. Badan kepegawaian Negara 

Peralatan Berkemah

Berkemah bagi anggota ekstrakurikuler tentu saja sesuatu yang di tunggu-tunggu. Untuk ikut berkemah terkadang seseorang rela ikut sebuah organisasi walaupun kadang tidak sesuai dengan minat dan bakatnya. (pokok nya yang penting ikut kemah). Hehehehehe.

Yang awal nya ogah-ogahan masuk ekstrakurikuler karena takut di kerjai oleh senior. Karena ada pengumuman kemah bersama akhir nya ramai-ramai masuk organisasi ekstrakurikuler.

Motivasinya sih Cuma 1. "pengen nyicip rasanya kemah itu gimana sih."

 

kemah

 

Nah untuk rekan-rekan yang belum pernah berkemah. Dan kebetulan ikut acara kemah dadakan. Pasti bingung peralatan apa saja sih yang perlu di persiapan untuk berkemah. Saya cukup geli dengan tingkah peserta yang baru pertama kali ikut berkemah. Semua benda tuh di bawa sama dia. Ada yang bawa baju tidur lengkap dengan hanger nya, bantal kecil, bahkan boneka teman tidur pun dibawa.( hello!!!!! Emg kita dimana.) 

ada juga yang bawa koper besar mirip koper peserta ajang adu bakat. (koper eliminasi). Ada juga yang bawa lulur satu set lengkap dengan alat catok rambut. Ya jelas saja hal ini justru mengundang gelak tawa dari peserta kemah lainnya.

Untuk menghindari hal tersebut. Yuk.. Langsung saja simak peralatan berkemah dibawah ini.

1. Perlengkapan mandi

Bawalah perlengkapan mandi secukupnya. Sabun, pasta gigi, handuk kecil, dan sampo. Dalam ukuran yang mini. Gak perlu bawa banyak-banyak karena akan terbuang percuma. Karena biasanya berkemah itu hanya 1 - 7 malam. Kalo lebih dari itu sih. Bukan kemah lagi, Tapi pindah kos-kosan.

2. Obat-obatan

Bawalah obat-obatan untuk penyakit yang kamu derita. Terlebih untuk para penderita asma dan penyakit khusus lainnya.

3. Atribut lengkap

Jangan pernah lupa untuk membawa atribut organisasi dengan lengkap. Jika tidak maka siap-siap untuk dihujani dengan berbagai  hukuman oleh kakak pembina dan pelatih.

4. Perlengkapan tenda

Tenda, pasak, terpal, matras, atau benda-benda lain nya yang terkait dengan tenda.

5. Pakaian secukupnya

6. Perlengkapan yang di instruksikan oleh pelatih

 

Jika sudah lengkap semua, maka peralatan dan perlengkapan langsung di packing di tas ransel. Sesuai dengan susunan packing ransel.

 

Siap berangkat deh.......... Enjoy your camping guys.

Semoga bermanfaat ya.


Friday, August 22, 2014

Cara Membuat Program Kerja

Cara membuat program kerja sebenarnya mudah. Ada beragam bentuk dan format program kerja. Bahkan beberapa organisasi memiliki format yang spesifik dan khas. Tetapi walaupun demikian. Format program kerja biasanya memiliki dasar yang hampir sama. Yaitu terdiri nama kegiatan, waktu kegiatan, tujuan kegiatan, sasaran kegiatan, sumber dana, dan tempat kegiatan. Dapat dilihat seperti format dibawah ini.

 

 

Kita lanjutkan dengan cara mengisi format tersebut diatas.

1. Nama kegiatan

Nama kegiatan di isi dengan seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan. Misalkan hasil rapat pengurus menetapkan 6 kegiatan selama 1 periode. Yaitu perayaan hari besar agama, lomba HUT RI, Kemah bersama, studi banding, studi wisata dan latihan dasar. Maka masukan 6 point tersebut pada kolom nama kegiatan.

2. Waktu kegiatan

     Di isi sesuai dengan waktu pelaksanaan kegiatan.

3. Tujuan kegiatan

Di isi sesuai dengan tujuan di adakannya kegiatan tersebut. Hati-hati dalam menentukan tujuan kegiatan. Karena tujuan kegiatan merupakan rujukan dasar bagi acara kegiatan. Misalnya tujuan kegiatan adalah membentuk sikap disiplin. Maka seluruh acara kegiatan akan diwarnai oleh proses pembentukan disiplin. Seperti disiplin waktu : peserta kegiatan diberi waktu 10 detik untuk berkumpul. Sesi diskusi : tentang disiplin atau acara lainnya yang pada intinya adalah membentuk sikap disiplin.

Kesalahan yang banyak terjadi adalah antara tujuan kegiatan dan acara kegiatan tidak sinkron. Pada akhirnya kegiatan tersebut dianggap gagal.

4. Sasaran kegiatan

    Di isi sesuai dengan target / sasaran program.

5. Sumber dana

    Di isi sesuai dengan sumber dana yang direncanakan untuk melaksanakan kegiatan.

6. Tempat kegiatan

Di isi tempat kegiatan akan dilaksanakannya suatu program. Pada point ini biasanya rapat akan berlangsung cukup alot. Karena menentukan tempat kegiatan berarti juga menentukan sukses nya suatu kegiatan. Tidak sedikit agenda kegiatan yang gagal hanya karena salah dalam menentukan tempat kegiatan. Biasa nya dalam menentukan tempat ada beberapa pertimbangan yang perlu di pikirkan. Yaitu  keadaan, cuaca, keamanan, kebersihan, akses bantuan, dan masyarakat sekitarnya atau bahkan akses toilet. Gak mungkin donk. Mau pipis di bawah pohon. Ho ho ho ho ho.

 

Dalam mengisi program kerja hendaknya para pengurus dapat berkoordinasi melalui sebuah rapat. Dan jangan sekali-sekali mencoba membuat program kerja tanpa rapat pengurus. Selain merupakan pelanggaran hal ini juga akan membuat kepala anda pusing tujuh keliling. Program kerja bukan lah mainan tetapi senjata utama bagi kemajuan organisasi anda.

Pada proses pembuatan program kerja, para pengurus juga bisa menggunakan program kerja pengurus lama sebagai bahan rujukan. Ingat! Bahan rujukan loh ya. Bukan copy paste.    

Kesalahan yang banyak terjadi adalah pembuatan program kerja justru copy paste dari pengurus yang lama. Karena copy paste ya akhirnya organisasinya bukan nya semakin baik. Tetapi justru semakin menurun. Dan hal inilah yang menimpa pada sebagian besar organisasi.

Format program kerja di atas dapat di modifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi. Akan lebih baik jika disertakan lembar LPJ atau lembar evaluasi kegiatan yang dijadikan rujukan.

 

Semoga bermanfaat.

Thursday, August 21, 2014

Sejarah PMR

kita tentu tidak asing lagi dengan dengan kegiatan PMR di sekolah. para anggotanya identik dengan seragam putih-putih lengkap dengan slayer dan badge palang merah. tapi apakah kita pernah berpikir bagaimana sejarah palang merah itu sendiri terbentuk.

Sejarah terbentuknya Palang Merah Remaja(PMR) di Indonesia sangat erat kaitannya dengan sejarah terbentuknya Palang Merah Remaja(PMR) Internasional yang dilatar belakangi oleh terjadinya Perang Dunia I (1914-1918).yaitu antara Austria dan Perancis.
Karena kekurangan tenaga bantuan,akhirnya negara-negara yang terlibat dalam perang mengerahkan anak-anak sekolah agar turut membantu sesuai dengan kemampuannya. Mereka diberikan tugas – tugas ringan seperti mengumpulkan pakaian-pakaian bekas dan majalah-majalah serta koran bekas.
Anak-anak tersebut terhimpun dalam suatu badan yang disebut PMP (Palang Merah Pemuda) yang kemudian berubah menjadi PMR (Palang Merah Remaja).

Sejarah PMR

Pada tahun 1919 di dalam sidang Liga Perhimpunan Palang Merah Internasional memutuskan bahwa gerakan Palang Merah Remaja menjadi satu satu bagian dari Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemudian usaha tersebut diikuti oleh negara-negara lain.
Dan pada tahun 1960,dari 145 Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang ada sebagian besar sudah memiliki Palang Merah Remaja.

Di Indonesia itu sendiri palang merah remaja terbentuk pada Kongres PMI ke-IV di Jakarta, tepatnya pada tgl 25-27 Januari 1950, PMI membentuk Palang Merah Remaja yang dipimpin oleh Ny. Siti Dasimah dan Paramita Abdurrahman.
Tepat pada tanggal 1 Maret 1950 berdirilah Palang Merah Remaja secara resmi di Indonesia.
Hymne PMI lagu yang pertama kali dikumandangkan pada tahun 1967 yang merupakan ciptaan Mochtar H. S. (yg lebih dikenal sebagai Mochtar Embut dan juga seorang tokoh PMI yang terkemuka waktu itu) menandai dari pembentukan Palang Merah Remaja (PMR) Kudus.
PMR Kudus merupakan yang kedua di Indonesia setelah Bandung. Bisa dibayangkan,pada masa itu PMI Kudus adalah merupakan cabang yang terkemuka di Indonesia.
Secara resmi berkembangnya PMR di sekolah didasari Surat Edaran Dirjen Pendidikan No. 11-052-1974, pada tanggal 22 Juni 1974.
Hingga kini palang merah remaja masih merupakan kegiatan ektrakurikuler yang banyak diminati oleh para siswa. Lomba-lomba ke palang merahan serta event besar juga mewarnai sejarah palang merah remaja hingga saat.
Salam PMR .....

Data nilai siswa

Validasi